STBM

Sanitasi Total Berbasis Masyarakat

RT 4 RW 1 kelurahan Tunjungsekar telah di tetapkan menjadi kampung STBM. Ada 5 pilar STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat ) . Tujuannya adalah seluruh warga RT 4 ini bisa menerapkan 5 pilar tersebut, sehingga dapat hidup sehat dan nyaman Sanitasi / kesehatan lingkungannya.

Ada 3 (tiga) indikator kelurahan yang melaksanakan progam sanitasi:

  • (i) Minimal telah ada intervensi melalui pemicuan di salah satu RW dalam kelurahan . RT 4 RW 1
  • (ii) Ada masyarakat yang bertanggung jawab untuk melanjutkan aksi intervensi seperti disebutkan pada poin pertama, baik individu (natural leader) ataupun bentuk komite . Kolaborasi dasawisma , kader kesehatan dan GERMAS
  • (iii) Sebagai respon dari aksi intervensi , masyarakat menyusun suatu rencana aksi kegiatan dalam rangka mencapai komitmen-komitmen perubahan perilaku pilar-pilar STBM, yang telah disepakati bersama . Telah tercapai 100% bebas Buang Air Besar sembarangan.

STBM merupakan pendekatan untuk merubah perilaku higiene dan sanitasi , melalui pemberdayaan masyarakat dengan metode pemicuan. Kondisi yang menempatkan masyarakat sebagai pengambil keputusan dan penanggung jawab dalam rangka menciptakan/meningkatkan kapasitas masyarakat .

Untuk memecahkan berbagai persoalan terkait upaya peningkatan kualitas hidup, kemandirian, kesejahteraan, serta menjamin keberlanjutannya. Kolaborasi kader kesehatan yang tergabung dalam Germas , menginisiasi terbentuknya kampung ini.

Sanitasi Total Berbasis Masyarakat menekankan pada 5 (lima) perubahan perilaku hygienis, yang biasa dikenal sebagai 5 pilar .

Lima Pilar STBM terdiri dari:

  1. Stop Buang Air Besar Sembarangan (Stop BABS)
    Suatu kondisi ketika setiap individu dalam suatu komunitas tidak lagi melakukan perilaku buang air besar sembarangan yang berpotensi menyebarkan penyakit.
  2. Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS)
    Perilaku cuci tangan dengan menggunakan air bersih yang mengalir dan sabun.
  3. Pengelolaan Air Minum dan Makanan di Rumah Tangga (PAMM-RT)
    melakukan kegiatan mengelola air minum dan makanan di rumah tangga untuk memperbaiki dan menjaga kualitas air dari sumber air yang akan digunakan untuk air minum, serta untuk menerapkan prinsip hygiene sanitasi pangan dalam proses pengelolaan makanan di rumah tangga.
  4. Pengamanan Sampah Rumah Tangga
    melakukan kegiatan pengolahan sampah di rumah tangga dengan mengedepankan prinsip mengurangi, memakai ulang, dan mendaur ulang
  5. Pengamanan Limbah Cair Rumah Tangga.
    melakukan kegiatan pengolahan limbah cair di rumah tangga yang berasal dari sisa kegiatan mencuci, kamar mandi dan dapur yang memnuhi standar baku mutu kesehatan lingkungan dan persyaratan kesehatan yang mampu memutusa mata rantai penularan penyakit.

Manfaat 5 pilar STBM


Adanya lima pilar STBM akan membantu masyarakat untuk mencapai tingkat higiniene yang paripurna, sehingga akan menghindarkan mereka dari kesakitan dan kematian akibat sanitasi yang tidak sehat.

Program nasional STBM dikhususkan untuk skala rumah tangga, sehingga program ini adalah program yang berbasis masyarakat, dan tanpa memberikan subsidi sama sekali bagi rumah tangga.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *