KOTA SEHAT

Kelurahan sehat menuju kota sehat

Kota sehat merupakan kondisi kota bersih, nyaman, aman dan sehat untuk dihuni penduduk. Yang dicapai melalui terselenggaranya beberapa tatanan yang terintegrasi dan disepakati masyarakat serta pemerintah daerah. Tunjungsekar merupakan bagian terintegrasi untuk mewujudkan Kota Malang sebagai Kota sehat .

DASAR HUKUM PENYELENGGARAAN KOTA SEHAT

Dasar hukum Penyelenggaran Kabupaten / Kota Sehat adalah :
1.UU Nomor: 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan
2.UU Nomor : 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah
3.UU Nomor: 25 Tahun 2004 Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional
4.Peraturan bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Kesehatan Nomor : 34 Tahun 2005 dan Nomor : 1138/MENKES/PB/VIII/2005 tentang PENYELENGGARAAN KABUPATEN/KOTA SEHAT.

PENGHARGAAN


Kabupaten / Kota Sehat setiap 2 (dua) tahun diadakan penilaian dan diberikan penghargaan “SWASTI SABA” dari Presiden Republik Indonesia yang diklasifikasikan menjadi 3 katagori :
1.Penghargaan PADAPA, jika mengikuti penilaian minimal 2 tatanan
2.Penghargaan WIWERDA, jika mengikuti penilaian 3 – 4 tatanan
3.Penghargaan WISTARA, jika mengikuti lebih dari 5 tatanan atau lebih dan penghargaan disampaikan langsung oleh Bapak Presiden kepada Bupati Kepala Daerah.

Penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat dilakukan melalui berbagai kegiatan dengan memberdayakan masyarakat yang difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten/Kota. Untuk mewujudkannya dilaksanakan melalui “FORUM” atau dengan memfungsikan lembaga masyarakat yang ada. Forum tersebut disebut “FORUM KABUPATEN/KOTA SEHAT” atau sebutan lain yang serupa sampai tingkat kecamatan dan desa.

Tatanan : adalah sasaran kegiatan Program Kabupaten Sehat yang sesuai dengan potensi dan permasalahan pada masing-masing kecamatan di Kabupaten. lEBIH LENGKAPNYA BACA 7 TATANAN SEHAT.

Tunjungsekar Menuju kota sehat swastisaba 2019

TUJUAN :

Tercapainya kondisi Kelurahan yang bersih, nyaman, aman dan sehat untuk dihuni dan sebagai tempat untuk bekerja dan berkarya bagi warganya dengan terlaksananya berbagai program pembangunan berwawasan kesehatan, Sehingga dapat maningkatkan sarana, produktivitas dan perekonomian masyarakat .

SASARAN

  1. Terlaksananya program kesehatan dan sektor terkait yang sinkron dengan kebutuhan masyarakat, melalui perberdayaan forum yang disepakati masyarakat.
  2. Terbentuknya forum masyarakat yang mampu menjalin kerjasama / kolaborasi antar kader ,antar masyarakat, pemerintah dan pihak swasta. Serta dapat menampung aspirasi masyarakat dan kebijakan pemerintah secara seimbang dan berkelanjutan dalam mewujutkan sinergi pembangunan yang baik.
  3. Terselenggaranya upaya peningkatan lingkungan fisik, sosial dan budaya. Serta perilaku dan pelayanan kesehatan yang dilaksanakan secara adil, merata dan terjangkau dengan memaksimalkan seluruh potensi sumber daya di kabupaten tersebut secara mandiri.
  4. Terwujutnya kondisi yang kondusif bagi masyarakat untuk menigkatkan produktifitas dan ekonomi wilayah dan masyarakatnya . Sehingga mampu meningkatkan kehidupan dan penghidupan masyarakat menjadi lebih baik.

KEBIJAKAN

Tim Pokja sehat dan pembina pokja sehat
  1. Menyelenggarakan semua program kesehatan dalam rangka mengatasi permasalahan kesehatan di Tunjungsekar bekerja sama dengan Puskesmas Mojolangu.

2. Pelaksanaan program kesehatan tidak terbatas pada standar pelayanan minimal akan tetapi semua program yang menjadi kebutuhan masyarakat.

3. Pelaksanaan program-program kesehatan dilaksanakan dengan memperhatikan aspirasi dari masyarakat melalui forum di Kota, Forum Komunikasi di Kecamatan lowokwaru, Pembina dan Pokja sehat Tunjungsekar. Memanfaatkan kawasan potensial, sebagai pintu masuk (entry point), dimulai dengan kegiatan sederhana yang disepakati masyarakat dan terintegrasikan dengan kegiatan sektor/instansi.

4. Mengutamakan proses dari pada target, berjalan terus menerus, dimulai dengan kegiatan perioritas dalam satu tatanan kawasan, dan dicapai dalam waktu yang sesuai dengan kemampuan masyarakat dan semua pelaku pembangunan yang mendukung.

5. Pemerintah daerah bersama-sama dengan forum menetapkan pilihan tatanan, kegiatan serta jenis dan besaran indikatornya.

6. Pemerintah daerah memfasilitasi kegiatan yang menjadi pilihan masyarakat, termasuk penggalian sumber daya masyarakat yang diperlukan.

7. Penyelenggaraan Kelurahan Sehat diwujudkan dengan menyelenggarakan semua program yang menjadi permasalahan di daerah. Secara bertahap. Dimulai kegiatan prioritas bagi masyarakat pada lokus usaha yang bersifat sosial ekonomi dan budaya di kawasan tertentu.

Kebijakan pelaksanaan

  1. Pelaksanaan Kelurahan sehat dilaksanakan dengan menempatkan masyarakat sebagai pelaku pembangunan dengan melalui pembentukan Forum yang disepakati masyarakat. Dengan dukungan pemerintah daerah dan mendapatkan fasilitasi dari sektor/instansi terkait melalui program yang telah direncanakan.

2. Kelurahan menetapkan kawasan potensial sebagai “entry point/Lokus” yang dimulai dengan kegiatan sederhana yang disepakati masyarakat, kemudian berkembang dalam suatu kawasan atau aspek yang lebih luas.

3, Penyelenggaraan Kelurahan sehat lebih mengutamakan proses dari pada target. Berjalan terus-menerus dimulai dengan kegiatan prioritas dalam suatu tatanan kawasan. Dan dicapai dalam waktu yang sesuai dengan kemampuan masyarakat dan semua stakeholder yang mendukung

4. Kesepakatan tentang pilihan tatanan / Pedoman Pokja sehat . Dengan kegiatan yang menjadi pilihan serta jenis dan besaran indikatornya ditetapkan oleh forum bersama-sama dengan pemerintah daerah.

5. Program-program yang belum menjadi pilihan masyarakat diselenggarakan secara rutin ( kegiatan kader ) . Dan secara bertahap program berjalan tsb di sosialisasi kan secara intensif kepada masyarakat dan sektor/instansi terkait melalui pertemuan-pertemuan yang diselenggarakan oleh forum kabupaten/kota sehat.

6. Pelaksanaan kegiatan kelurahan sehat sepenuhnya dibiayai dan dilaksanakan oleh daerah yang bersangkutan. Dan masyarakat dengan menggunakan mekanisme pendekatan konsep pemberdayaan masyarakat dari, oleh dan untuk masyarakat.

7. Evaluasi kelurahan sehat dilakukan oleh forum dan pokja kota sehat bersama-sama pemerintah daerah, LSM, perguruan tinggi, media massa selaku pelaku pembangunan.

1 thought on “KOTA SEHAT

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *