PERCEPATAN ODF

SOSIALISASI DAN SIMULASI PERCEPATAN ODF

Open Defecation Free (ODF) adalah kondisi ketika setiap individu dalam komunitas tidak buang air besar sembarangan. Untuk memenuhi ODF perlu dilakukan upaya percepatan dengan sosialisasi dan simulasi.



PERCEPATAN ODF, PEMICUAN STBM(SANITASI TOTAL BERBASIS MASYARAKAT) STOP BUANG AIR BESAR SEMBARANGAN

  1. LATAR BELAKANG

Salah satu upaya Percepatan ODF .Untuk meningkatkan Cakupan Kelurahan ODF dan perubahan perilaku masyarakat yang masih Buang Air Besar Sembarangan / sudah memiliki jamban/WC. Tapi pembuangannya masih disalurkan ke sungai maka perlu diadakan kegiatan yang disebut pemicuan STBM (Sanitasi Total Berbasi Masyarakat) STOP Buang Air Besar Sembarangan.

Sanitasi Total Berbasis Masyarakat yang selanjutnya disebut sebagai STBM adalah pendekatan untuk merubah perilaku higiene dan sanitasi melalui pemberdayaan masyarakat dengan metode pemicuan.

2. TUJUAN

Tujuan Umum :

Mewujudkan perilaku masyarakat yang higienis dan saniter secara mandiri dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya

Tujuan Khusus :

  1. Perubahan prilaku masyarakat tentang buang air besar sembarangan
  2. Memberi kesadaran masyarakat untuk pentingnya membuat jamban
  3. Mengasah pengetahuan masyarakat tentang penyebaran secara langsung bahan-bahan yang berbahaya bagi manusia akibat peambuangan kotoran manusia itu sendiri.
  4. Dari hasil pemicuan diharapkan masyarakat terpicu untuk merubahan prilaku tentang BAB sembarangan dan terpicu untuk membuat jamban sehat dengan biaya pribadi
  • 3. WAKTU PELAKSANAAN

tanggal 15 November 2018

  • 4. TEMPAT PELAKSANAAN KEGIATAN

Balai RW 4 Kelurahan Tunjung Sekar

  • 5. SASARAN KEGIATAN

Masyarakat yang masih BABS ( Buang Air Besar Sembarangan) sdh memiliki sarana jamban/WC tapi salurannya masih dialirkan ke sungai .

  • 6. NARASUMBER
  1. Pemateri : Wawat Watini, A.Md.KL

Materi          : Pemicuan STBM             

   2. Pemateri : Dian Sheilla Arista,SKM

Materi    : Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS)

NOTULEN

  1. Proses Pelaksanaan

Kegiatan dilakukan dengan mengumpulkan warga / masyarakat yang masih berprilaku BABS (Buang Air Besar Sembarangan) dan sdh memiliki sarana jamban/WC tapi salurannya masih dialirkan ke sungai. Kegiatan Pemicuan tersebut meliputi :

  1. Pengantar pertemuan
  2. Pencairan suasana
  3. Identifikasi istilah-istilah yang terkait dengan sanitasi
  4. Pemetaan
  5. Transect Walk (Penelusuran Wilayah) jika diperlukan
  6. Diskusi
  7. Menyusun rencana program sanitasi
  8. Pembukaan dan Susunan Acara
  9. Acara Pertemuan Pemicuan STBM di buka oleh Bapak Ketua RW 4 Kelurahan Tunjung Sekar
  10. Bapak Ketua RW 4 menyampaikan
  1. . Ucapan Terima Kasih kepada pihak Puskesmas yang sudah melakukan kegiatan pemicuan Stop Buang Air Besar di wilayahnya, Semoga dengan adanya kegiatan pemicuan ini bisa bermanfaat bagi warga RW4 Kel. Tunjung Sekar. Dengan kegiatan ini juga semoga masyarakat bisa mempunyai kesadaran untuk merubah perilakunya dari tidak sehat menjadi sehat.
  2. Semoga setelah ada kegiatan pemicuan disini warga nya bisa menyadari pentingnya jamban dan mau berubah perilakunya kearah yang lebih Sehat.
  • Pembahasan I tentang Pengantar Pertemuan (Wawat Watini, A.Md.KL)

Pembicara menyampaikan maksud kedatangan dan memperkenalkan tim pemicuan dari puskesmas untuk melakukan kegiatan pemicuan

PENCAIRAN SUASANA

  • Ice Breaking/ Pencairan Suasana
  • Sebelum proses pemicuan dilakukan ice breaking dengan permainan yang bisa mencairkan suasana sehingga peserta bisa menerima & mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan senang dan nyaman
  • Setelah bina suasana kemudian pembicara mulai menggali informasi kebiasaan masyarakat yang dilakukan pada pagi hari sampai mengarah ke perilaku Buang Air besar. Setelah mendapatkan informasi mengenai perilaku Buang Air Besar Sembarangan , maka mulai ditanyakan siapa saja dan dicatat oleh notulen.

Kemudian pembicara (Wawat Watini, A.Md.KL) mulai memicu rasa Malu, Jijik ,berdosa apabila melakukan perilaku Buang Air Besar Sembarangan.

  • Diskusi Kelompok Mengenai Alur Kuman ( Diagram F) (Oleh Dian Sheilla Arista,SKM)

Peserta di bagi 3 kelompok ,masing-masing kelompok diminta untuk menyusun gambar alur perjalanan kuman . Kemudian perwakilan tiap kelompok harus menyampaikan hasil diskusi.

Setelah peserta menyampaikan hasil diskusi kemudian dijelaskan Alur Perjalanan Kuman yang tepat oleh pembicara.

  • Praktek Cuci Tangan dengan 7 Langkah Cuci Tangan : Oleh Dian Sheilla A, SKM
  • Proses Pemetaan

Beberapa peserta diminta untuk bersama-sama membuat pemetaan sederhana mengenai wilayah RW 4 Kel. Tunjung Sekar kemudian menunjukkan rumah-rumah peserta yang masih Buang Air Besar Sembarangan (BABS). Yang sudah punya jamban / WC tapi masih saluran masih dilairkan ke sungai.

KESIMPULAN

Setelah semua rangkaian kegiatan pemicuan kemudian pembicara mulai bertanya. Dari sekian peserta yang hadir apakah ada yang terpicu untuk merubah perilaku BABS atau berniat untuk membuat jamban sehat.

Dari sebagian besar peserta setelah mendapatkan informasi tentang jamban sehat. Kemudian perjalanan kuman semua ingin merubah perilakunya tapi terkendala biaya.

Sehingga ditawarkan untuk mengikuti cicilan jamban di Wusan(Wira Usaha sanitasi) kabupaten Malang yang ringan dan tidak memberatkan.

  • Dari kesepakatan warga

Dari yang ditawarkan ada yang terpicu yaitu, Bapak Komari, Bapak Sukirman yang direncanakan tahun 2019. untuk membangun septick tank.

Kesepakatan bersama Bapak RW untuk mencarikan solusi bagi warga yang berkeinginan untuk membangun tapi masih terkendala biaya

  • Do’a (Oleh Bapak Komari)
  • Kegiatan ditutup jam 11.30 wib

PENUTUP

Harapannya dengan kegiatan Pemicuan STBM Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS) akan ada perubahan prilaku masyarakat tentang buang air besar sembarangan, memberi kesadaran masyarakat untuk pentingnya membuat jamban, mengasah pengetahuan masyarakat tentang penyebaran secara langsung bahan-bahan yang berbahaya bagi manusia akibat peambuangan kotoran manusia itu sendiri.

Dari hasil pemicuan diharapkan masyarakat terpicu untuk merubahan prilaku tentang BAB sembarangan dan terpicu untuk membuat jamban sehat dengan biaya pribadi.

1 thought on “PERCEPATAN ODF

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *